#What the meaning is your name
Tiba-tiba saja teringat teman di tempat kursus bahasa Inggris.
Dia pengajar bahasa Jepang. Ndak tau kenapa, kalau ketemu saya respect banget dianya, semangat 45
pokoknya, apalagi dia tau sayanya guru TK.
“Ayo mbak Rini, saya konsultasi dulu, kan masih 15 menit lagi
masuknya… atau “mbak, nanti selesai les saya konsul lagi ya..” (hehehe…payu
tiba e..) Kami suka share tentang psikologi anak, tahapan perkembangan anak dan
banyak hal about child. Rupanya dia
suka cara saya bantu dia cari solusi untuk anaknya..
Nah, ketika saya ke Medan beberapa waktu lalu untuk menikmati reward dari Dinas Pendidikan kabupaten,
si Holidan nama teman di Texas English Course itu, terbang juga tapi ke Jepang.
Wuiiih…asyik pastinya..kapan sayanya bisa ke Jepang juga ya? Seng gratis gitu…dalam rangka reward seperti ke Medan ini. Kini kami
sudah sama-sama kembali ke habitat masing-masing, to teach our student…
Lalu kubuka aplikasi BBM dan kirim pesan, “Mas Holidan, tolong
carikan artinya Unshita ya, terima kasih”.
Entahlah…tiba-tiba rasa ingin tau akan arti namaku jadi kelewat
lagi. Bayangin deh, 39 tahun lho, saya ndak tau persis artinya Unshita itu.
Untungnya waktu nikah dulu ndak ditanyai artinya sama Pak Mudin, bisa
tolah-toleh saya. Suka bingung saja kalau ditanya orang tentang artinya.
Dari kecil karena suka pindah domisili karena mengikuti tugas
Bapak, maka setiap kali di tempat tinggal dan sekolah baru, pasti disuruh
kenalin diri kan, dan ketika tau namaku rada aneh, mereka pasti penasaran
dengan artinya, so pasti itu….!!!
Rasanya ndak keitung deh, belum selesai TK di Jember, sudah
harus ikut pindah ke Dompu-NTB sampai kelas 1 SD. Belum lagi naik kelas 2, eee
harus balik ke Jember lagi. Naik ke kelas 2, kitanya harus terbang ke Manado.
Kali ini di desa..duesa lho. Di desa Tanoyan ini aku 2 kali pindah sekolah, di
SD Negeri dan SD Inpres. Soalnya di SD Negeri aku kepinteran kali ya, mosok
nilai di rapor 10 semua. Bapak sampai complain
ke kepala sekolahku, tapi beliau bilang memang itu nilai anak Bapak…. Hehehe,
ini aku yang memang pinter atau ndak punya saingan kali ya…?
Akhirnya saat naik ke kelas 3, Bapak mutuskan untuk
memindahkanku ke SD Inpres yang letaknya berseberangan dengan SD Negeri, hanya
dibatasi alun-alun desa. Dan yang bikin aku terkejut adalah aku diantar masuk
ke kelas 4, harusnya kan ke kelas 3…. ???!!!! apa-apaan ini?
Di rumah Bapak memberikan penjelasan secukupnya sampai aku
mengerti. Maklumlah …anak Jawa pindah ke Sulawesi, di desa pula. Kalaupun harus
lompat kelas masih bisa ngikuti…(malah jadi bintang kelas..hehehe).
Di desa ini aku bener-bener jadi si bolang, tomboy abis. Mainnya
ke hutan, sungai, sawah, kebun orang…pokoknya sampe mana-mana. Bahkan bisa
renangpun gara-gara suka diajak main ke sungai. Sampai pernah dihukum sama Ibu,
dikurung di kamar, karena seharian main di sungai…weeeh bandel banget kan..
Tibalah saatnya kami harus pindah dari desa ke kota. Bukan urban
ya, tapi karena tugas Bapak di desa ini sudah selesai. SK Bapak selanjutnya di
kota Manado. Waktu itu aku kelas 5. Kami tinggal di daerah kampung Islam,
tepatnya di Tuminting. Kelas 6 aku harus pindah lagi, karena Bapak ditempatkan
di Palu. So, untuk yang kesekian
kalinya, Bapak-Ibu, aku dan adik-adik harus pisah dan jumpa-pisah dan
jumpa…hmmmmm sampe hapal rasanya hati que..sediiiih.
Di Palu ternyata sama seperti di Dompu, panaaas. Sudah hitam tambah legam aku mah.. Bapak awalnya
mendaftarkan kami di SD Teladan, berhubung kelasnya penuh, maka tertolaklah
kami. Mungkin supaya ndak nyari-nyari sekolah lagi dan pertimbangan kedekatan
deengan rumah (dan aslinya sih belum tau medan), maka Bapak membawa kami ke SD
Bumisagu 1 yang sekompleks sama SD Teladan tadi. Jadi murid baru lagi deh….
Alhamdulillah…aku akhirnya lulus SD di SD Bumisagu 1 Palu ini,
setelah melanglang buana dari kelas 1 sampe kelas 6. Mana ada satu rapor SD
dengan lebih dari 7 stempel sekolah yang berbeda ??? Yah…that is mine.
Lanjut ke SMP nih ceritanya. Dengan danem yang kumiliki,
akhirnya bisa masuk ke SMP favorit saat itu, SMP 4. Bayanganku yang namanya SMP
favorit semuanya serba lux,
ehh…taunya acakadul. Kelasku saja
contohnya, dan masih banyak kelas yang lain ( tidak termasuk kelas 2 dan 3 ya,
karena bangunan dan meja kursinya baru). Jendelanya tak berdaun apalagi
berkaca, pintunya asal bisa dibuka saja sudah syukur, itupun harus pake bantuan
batu untuk ganjelnya..parah abis
pokoknya… Tapi tak apalah, sudah kadung
ini. Sayangnya ketika naik kelas 2 aku dan 2 adikku harus balik ke Jember,
karena Bapak rencana minta pindah tugas ke tanah kelahirannya. Di Jember aku
diterima di SMP 2, SMP yang katanya bergengsi di Jember, sampai lulus lho..
Saat masuk SMA, back to
Palu again.., karena pengajuan pindah
Bapak tidak di acc. Di Palu diterima
di SMA 1, sampai kelas 2 saja disini, karena setelah mewakili Sulteng lomba
Koperasi tingkat Nasional, aku langsung nyangkut ke Jember, permintaan pindah
Bapak di acc!!! Aku numpang lulus di
SMA 1 Jember.
Ndak kebayang toh, aku
menyelesaikan sekolah saja harus mondar-mandir kayak setrikaan. Bolak-balik
adaptasi di tempat baru, eihh ndak mudah lho. Apalagi kalau pindahnya dari luar
Jawa ke Jawa. Ngejar ketinggalan pelajaran kayak ngejar kereta api…sueruuuu
pake banget!!!!
Nah….balik lagi ke namaku nih.. Jadi kata Bapak dan Ibu, Unshita
itu nama kata di Inkai (karate) asal kata dari Jepang, yang saat aku dalam
kandungan, Bapak lagi ujian kata itu…pas aku lahir, nama kata itu diabadikan untuk
namaku. Begitu juga jawabku kalau ditanya orang. Tapi aku kok belum sreg ya..
Tanya ke adek yang 3 tahun sekolah di Jepang, malah disuruh balik tanya ke yang
ngasih nama. Tanya ke mbah google kok jawabnya juga ndak jelas..(mbah google
nya bingung juga kali ya..). Sampai akhirnya keingat sama Holidan. Ndak yakin
dijawab sih, tapi namanya juga usaha.
Alhamdulillah…Holidan baik banget, langsung di respon sama dia,
lengkap banget jawabannya..
“Mbak
Rini, artinya ini:
Un =
keberuntungan
Shita =
lidah, bawah
Unshita =
keberuntungan yang berasal dari kepiawaian berbicara, keberuntungan yang
dirintis dari bawah”.
Oh my God..So beautiful
name. Special thanks to my parent, their give me beautiful name and differet
from the other..and I know, this is your hope and pray for me, your child.
#i like this..
@@@@@@@@@@@
Tidak ada komentar:
Posting Komentar